MKD Seharusnya Peka Tuntutan Masyarakat, Tegas Terhadap Novanto

MKD Seharusnya Peka Tuntutan Masyarakat, Tegas Terhadap Novanto

Kartika Sari Tarigan - detikNews
Selasa, 08 Des 2015 11:40 WIB
MKD Seharusnya Peka Tuntutan Masyarakat, Tegas Terhadap Novanto
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Sidang di Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR terkait kasus etik dengan terlapor Setya Novanto panen kecaman. MKD diminta untuk peka terhadap tuntutan masyarakat.

Kritikan itu salah satunya muncul terkait adanya perbedaan perlakuan dari MKD kepada Menteri Sudirman Said (pelapor), Presdir Freeport Maroef Sjamsoeddin dan Setya Novanto selaku terlapor. Sudirman dan Maroef dicecar dalam sidang terbuka selama berjam-jam. Sedangkan Novanto menjalani sidang tertutup yang durasinya lebih singkat.

"Mereka mencecar pelapor. Di ruangan itu mungkin mereka terlihat hebat, merasa hebat. Tapi di luar mendapatkan simpati yang buruk di mata masyarakat. Dan itu yang seharusnya mereka pikirkan," ujar Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti saat ditemui sebelum acara konferensi pers 'Koalisi Masyarakat Berantas Mafia Parlemen' di Dres Kopitiam, Jl Agus Salim, Jakpus, Selasa (8/12/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Rangkuti, seharusnya MKD juga tegas terhadap Novanto. Sidang yang dilangsungkan tertutup -- meski atas permintaan Novanto -- membuat masyarakat semakin geram.

"Karena sidang tertutup itu berarti mencederai hak publik untuk mendapatkan informasi, mencederai transparansi dan juga mencederai rasa keadilan," ujar Rangkuti.

"Harusnya sidang ini digelar untuk memperbaiki wibawa DPR, tapi dengan sidang tertutup ini malah menjadikan DPR bahan kemarahan, kejengkelan dan olok-olok masyarakat," sambungnya. (faj/faj)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads