Kapolsek Cilandak Kompol Mochammad Syafei menyebut, identitas pelaku ini terungkap setelah polisi mendapatkan petunjuk dari barang bukti motor salah satu pelaku.
"Salah satu pelaku terjatuh dari motornya saat dikejar oleh anggota polisi. Motornya ditinggal, kemudian pelaku kabur," kata Syafei kepada detikcom, Selasa (8/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terus Mikrolet ini lewat bawa korban yang sudah terluka, lalu bilang sama anggota 'itu pak pelakunya'," ungkapnya.
Namun pelaku tidak terkejar. Ia berhasil meloloskan diri bersama pelaku lainnya.
"Kemudian kita cek motor ini dan ternyata motor tersebut pernah dilaporkan hilang oleh pemilik di Polsek Pasar Minggu," lanjut Syafei.
Saat ini polisi tengah memburu para pelaku. Sementara motif pengeroyokan yang mengakibatkan korban belum diketahui secara jelas.
Sebelumnya korban bersama pacar dan 8 orang temannya baru pulang nonton konser band musik reggae di Lebak Bulus, Jaksel pada Sabtu (5/12) malam lalu. Di perjalanan pulang di Jl TB Simatupang, Cilandak, Jaksel, Mikrolet yang ditumpangi korban dan rombongan dipepet 5 motor yang ditumpangi sekitar 9 pelaku.
Pelaku sempat melempari Mikrolet dengan batu yang kemudian mengenai salah seorang teman korban. Pelaku lalu membacok korban yang saat itu sedang bergelantung di pintu Mikrolet. Korban tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.
(mei/fdn)










































