Belajar Antre dari Orang Jepang: Naik Kereta Sampai Eskalator

Laporan dari Jepang

Belajar Antre dari Orang Jepang: Naik Kereta Sampai Eskalator

Indra Subagja - detikNews
Selasa, 08 Des 2015 06:35 WIB
Belajar Antre dari Orang Jepang: Naik Kereta Sampai Eskalator
Budaya antre di Jepang (Foto: Indra Subagja/detikcom)
Tokyo - Banyak orang sabar di Jepang. Mereka rela antre dalam barisan untuk naik kereta atau sekadar naik eskalator. Mereka berdiri dalam barisan rapi menunggu giliran. Tak ada desak-desakan atau rebutan ingin lebih dahulu.

Seperti saat detikcom bersama rombongan PT Kereta Commuter Line Jabodetabek (KCJ) mengunjungi Jepang melihat gerbong layak pakai yang dibeli dari Jepang dan akan digunakan di Indonesia, Senin (8/12/2015).

Ketika menggunakan moda kereta, penumpang di Jepang antre dalam garis biru. Di setiap peron memang ada garis biru sepanjang satu meter. Di garis itu nanti tepat pintu-pintu kereta berhenti.
Garis biru untuk antre memasuki kereta (Indra Subagja/detikcom)
Penumpang kereta antre berdiri di baris itu. Tentu yang datang lebih dahulu berada di baris terdepan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat kereta datang dan pintu terbuka, penumpang yang turun dipersilakan lebih dahulu keluar. Setelah semua penumpang turun, penumpang yang antre di garis biru mulai naik bergantian.
Suasana antrean memasuki kereta (Indra Subagja/detikcom)
Tak ada petugas yang mengawasi, semua sadar harus antre. Apabila ada satu dua penumpang yang tak antre, tatapan-tatapan penumpang lain akan datang 'menyerang'.

Budaya antre ini sepertinya sudah menjadi keseharian. Tak hanya di kereta, saat naik eskalator pun demikian.
Warga antre saat menaiki eskalator (Indra Subagja/detikcom)
Di tiap stasiun atau bandara pasti ada eskalator. Nah, karena jumlah penumpang yang banyak, jutaan orang di Jepang menggunakan kereta, menggunakan eskalator pun mesti antre.
Antre membeli tiket kereta (Indra Subagja/detikcom)
Pengguna eskalator berbaris rapi. Semua berada di sebelah kiri. Di sebelah kanan dikosongkan untuk yang ingin jalan cepat di eskalator.

Jadi bila ingin santai berdiri manis di eskalator gunakan sebelah kiri, sebelah kanan dipersilakan bagi yang ingin buru-buru jalan cepat di eskalator.
Suasana di dalam kereta di Jepang (Indra Subagja/detikcom)
Budaya antre ini tak dibangun semalam di Jepang, menurut Horas seorang warga Indonesia yang lama tinggal di Jepang, sejak kecil di sekolah murid-murid diajarkan sejak dini tentang antre.

"Orang Jepang memang orang yang sabar. Mereka bahkan mau menunggu satu atau dua jam untuk makan di restoran atau menunggu sabar kalau kereta ada gangguan," tutup Horas yang beristri orang Jepang ini. (dra/hri)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini