Rombongan DPD diterima di Gedung Parlemen Korea Selatan, Seoul, Senin (7/12/2015). Kunjungan tersebut dilakukan Irman di sela-sela acara soft launching Korea-Indonesian Partnership Council (KIPC).
Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup tersebut, Irman diterima oleh Ketua Parlemen Korsel Chung Ui Hwa dan beberapa anggota parlemen lainnya. Chung Ui disebut Irman memberikan apresiasi atas terbentuknya KIPC atau dewan kemitraan Indonesia-Korea itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
MIKTA adalah middle power Meksiko, Indonesia, Korsel, Turki, dan Australia. Dalam forum konsultasi tersebut terdapat sejumlah kerja sama bilateral antara lima negara itu.
Sementara itu KIPC sendiri merupakan wadah kemitraan antara Indonesia dengan Korsel yang rencananya akan diresmikan dalam waktu dekat di Jakarta. Dewan kemitraan ini merupakan perkumpulan bagi parlemen kedua negara dengan tokoh-tokoh lintas sektoral. Khususnya adalah yang berhubungan dalam bidang ekonomi atau perdagangan.
Disebut Irman, parlemen Korsel berharap dirinya dapat menginisiasi terbentuknya dewan kemitraan sejenis KIPC antar masing-masing negara yang tergabung dalam MIKTA. Chung Ui juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Irman atas acara konferensi ketua parlemen MIKTA.
"Beliau juga berharap akan kesuksesan MIKTA conference yang akan berlangsung di Tasmania, Australia Maret 2016. Juga agar saya dapat memiliki peran besar di MIKTA. Selain itu pertemuan juga menyepakati untuk dapat semakin meneguhkan hubungan persahabatan antara Indonesia dan Korsel," jelas Irman.
Ada satu hal lagi yang disampaikan Parlemen Korsel dalam pertemuan dengan Irman dan rombongan. Termasuk Wakil Ketua DPR Agus Hermanto yang juga turut hadir dalam pertemuan itu.
"Mereka berharap agar Presiden Jokowi mengadakan kunjungan resmi ke Korsel," tutup Irman.
(ear/idh)











































