Berburu Metromini Reyot, Dishub Kerahkan Mobil Derek

Berburu Metromini Reyot, Dishub Kerahkan Mobil Derek

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 07 Des 2015 15:37 WIB
Berburu Metromini Reyot, Dishub Kerahkan Mobil Derek
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Bus-bus Metromini reyot terus menjadi buruan Dishub DKI Jakarta. Tiap hari ada 60 angkutan umum yang dikandangkan. Dishub juga bakal mengerahkan mobil derek.

Kepala Dishub DKI Andri Yansyah mengatakan Dishub akan terus melakukan operasi kelayakan angkutan umum, termasuk bus-bus Metromini. Personel Dishub disebar ke lima wilayah yakni Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat untuk mengamankan bus bobrok.

Baca juga: Reyot dan Kursi Dicopot, Begini Kondisi Metromini di Jalan Protokol Ibukota

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami lihat, kalau seumpama tidak layak jalan maka bus itu dihentikan langsung hari ini juga," kata Kepala Dishub DKI Andri Yansyah di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (7/12/2015).

Andri berujar operasi ini dilakukan bukan hanya karena kecelakaan maut Metromini di perlintasan Tubagus Angke, Jakarta Barat, pada Minggu (6/12) kemarin, melainkan sudah dilakukan setiap hari sebelumnya.

"Kami setiap hari mengandangkan 50 sampai 60 angkutan umum. Bahkan besok kita launching  (luncurkan) 32 derek. Itu salah satu upaya kita menertibkan angkutan umum," ujar Andri.

Dalam kesempatan itu, Andri menambahkan Pemprov DKI Jakarta memenangkan gugatan yang dilayangkan pihak Metromini ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

"Kita sudah mencabut izin trayek sebanyak 1.600 dari 3.000 unit yang dia miliki," ujar Andri.

Baca juga: Kapolda Metro Jaya: Ahok Berencana Gugat Metromini, Kita Dukung!

Andri menyatakan gugatan yang dilayangkan pihak Metromini itu sudah diputus sepekan lalu. Mereka menggugat karena tak terima izin trayeknya dicabut dan 1.600 bus dikandangkan. Pemprov DKI Jakarta memenangi gugatan itu, namun pihak Metromini menempuh upaya hukum selanjutnya.

"Kita sudah menang (gugatan itu). Putusannya pekan lalu. Kalau informasi yang saya dapat, mereka menempuh banding," kata Andri.

(aan/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads