Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, publik sudah menyaksikan dua kali sidang sebelumnya yang dilakukan secara terbuka. Jika persidangan ketiga, terkait pemeriksaan Setya Novanto ini dilakukan secara tertutup, maka akan menimbulkan prasangka oleh publik.
"Sebenarnya publik sudah dua kali berturut-turut melihat rapat secara terbuka. Dan sekarang ini, kalau diputuskan tertutup persoalan substansi sebenarnya sudah diketahui publik secara luas bisa menimbulkan pertanyaan, prasangka tanda baca yang macam-macam," ujar Pramono Anung saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (7/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang paling penting adalah, apapun yang diputuskan, rakyat sekarang menunggu. Rakyat betul-betul memberikan perhatian yang luar biasa dan mudah-mudahan hati nurani digunakan untuk mengambil keputusan apapun yang akan diberikan pada hari ini," katanya.
"Presiden memantau langsung. Dan karena baru diputuskan, maka saya akan melapor kepada beliau," tambahnya.
(jor/Hbb)











































