Jokowi Ingin Metromini Diganti Bus Baru, Jadi Badan Usaha dan Diberi Subsidi

Jokowi Ingin Metromini Diganti Bus Baru, Jadi Badan Usaha dan Diberi Subsidi

Ray Jordan - detikNews
Senin, 07 Des 2015 15:20 WIB
Jokowi Ingin Metromini Diganti Bus Baru, Jadi Badan Usaha dan Diberi Subsidi
Foto: agung pambudhy
Jakarta - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dipanggil Presiden Joko Widodo terkait kecelakaan Metromini dengan KRL di Angke, Jakarta Barat. Jokowi memberikan arahan kepada Jonan. Apa itu?

Dijelaskan Jonan, Jokowi ingin agar armada Metromini bisa diperbarui. Selain itu, mantan Gubernur DKI itu juga ingin agar Metromini dijadikan badan usaha.

"Arahan Presiden, Metromininya baru-baru, jadikan badan usaha, diberikan subsidi," ujar Jonan saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (7/12/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tujuannya, lanjut Jonan, agar sopir Metromini itu bekerja bukan berdasarkan jumlah penumpang.

"Supaya sopirnya dapat honor per kilometer, bukan dari jumlah penumpang. Kalau jumlah penumpang nanti semangatnya untuk jaga keselamatan itu kurang setoran," katanya.

Sebelumnya, Jonan mengatakan, terkait masalah kedisiplinan Metromini, Jokowi meminta agar Kementerian Perhubungan berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta.

"Untuk yang kecelakaan itu antara Metromini dan KRL itu saran beliau untuk Kementerian Perhubungan rapat koordinasi dengan Gubernur yang sudah kemarin, supaya ada pembenahan disiplin Metromininya," kata Jonan. (jor/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini