Megawati Sindir Politikus yang Kerjanya Berantem dan Saling Bully di Medsos

Megawati Sindir Politikus yang Kerjanya Berantem dan Saling Bully di Medsos

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Senin, 07 Des 2015 14:48 WIB
Megawati Sindir Politikus yang Kerjanya Berantem dan Saling Bully di Medsos
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Maraknya media sosial rupanya membawa warna baru bagi kehidupan demokrasi. Fenomena media sosial ini kemudian disoroti oleh Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang sering kali jadi arena saling serang.

"Yang namanya politisi zaman sekarang berantem terus. Saya kalau ngomong sama Pak Kalla seru lah. Karena yang berantem kan sekarang tempatnya Pak Kalla," ungkap Megawati saat memberikan pidato dalam Simposium Nasional di Gedung Nusantara IV MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (7/12/2015).

Padahal seharusnya semua bergotong royong dalam pembangunan. Sudah seharusnya tidak ada lagi saling beda di dunia politik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Gimana mau maju kalau kerjanya berantem terus?" imbuh Megawati.

Ketum PDIP itu kemudian bercerita soal dirinya yang kerap di-bully. Menurut dia, bukan budaya Indonesia untuk saling bully.

"Bangsa kita ini kan enggak bisa gotong royong tapi selalu jatuhkan orang. Makanya saya bilang ke wartawan yang selalu bully saya, coba kamu yang di-bully, enak enggak? Bully itu kan budaya barat, bukan punya kita," ujar Megawati.

Menurut Ketum PDIP ini, baik pemerintah pusat sampai ke daerah seharusnya memiliki visi yang sama. Apalagi sekarang sudah akan berlangsung Pilkada serentak yang menjadikan masa bakti kepala daerah hampir seiring dengan Presiden.

Tetapi yang ada sekarang ini tiap kepala daerah punya visi masing-masing sehingga seringkali sulit terintegrasi dengan kebijakan pusat. Ditambah lagi ada persaingan partai politik dengan sesama kepala daerah.

"Misalkan ada tiga kabupaten, itu yang dua misal dari partai saya, terus yang satu bukan walaupun berdempetan. Kalau di pusat mau bangun infrastruktur, lalu yang dua sudah setuju untuk dibikin jalan, eh yang satu malah mau bikin mal. Kan tidak sinkron jadinya," ujar dia. (bpn/erd)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini