Metromini Tertabrak KRL, Jonan: Pemprov DKI Kurang Peduli atau Kurang Paham?

Metromini Tertabrak KRL, Jonan: Pemprov DKI Kurang Peduli atau Kurang Paham?

Feby Dwi Sutianto - detikNews
Senin, 07 Des 2015 13:08 WIB
Metromini Tertabrak KRL, Jonan: Pemprov DKI Kurang Peduli atau Kurang Paham?
Foto: Herianto Batubara
Jakarta - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyindir Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait musibah kecelakaan Metromini dan KRL Commuter Line yang terjadi di Angke, Jakarta Barat, kemarin. Alasannya, peristiwa tersebut tidak perlu terjadi bila Pemprov DKI mengikuti rekomendasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Pemprov kurang peduli atau kurang paham pentingnya bangun underpass atau flyover," kata Jonan di depan petinggi Kemenhub saat membuka Rapat Kerja Kemenhub di Kemenhub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (7/12/2015).

Jonan menyatakan, perlintasan sebidang yang melewati jalan protokol harus ditiadakan. Ia meminta harus ada flyover atau underpass bila jalur kereta bersinggungan dengan jalan protokol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Zaman manusia tinggal Jakarta nggak banyak ada mobil, di Manggarai sudah ada underpass. Sekarang penduduk banyak, traffic kereta lebih dari 100 kali di Manggarai, tapi nggak ada tambahan (underpass atau flyover)," ujarnya.

Sebelumnya, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Hermanto Dwiatmoko menyebut pihaknya telah menyurati Pemprov DKI untuk menutup 19 perlintasan sebidang yang telah memiliki flyover dan underpass sejak 25 November 2014. Salah satunya ialah pintu perlintasan di Tubagus Angke, tempat musibah KRL vs Metromini.

Hermanto menyatakan, peristiwa tersebut seharusnya bisa dicegah bila Pemprov DKI mengikuti rekomendasi Kemenhub.

"Pada tanggal 25 November 2014, kita sudah disampaikan ke Gubernur DKI tentang perlintasan sebidang. Kami minta, ada 19 perlintasan sebidang yang sudah dilengkapi fly over dan under pass. Itu perlintasan sebidangnya wajib ditutup.Β  Salah satunya yang kecelakaan kemarin di Tubagus Angke. Itu kita minta untuk ditutup," ungkapnya.

(feb/Hbb)


Berita Terkait