"Kita telah melakukan survei perlintasan sebidang ini. Kita akan merekayasa, gimana kalau kemungkinan kita menutup jalan bawah ini," ujar Kabid Angkutan Jalan dan Perkeretaapian Dishub DKI Jakarta Subhan Ansyari di lokasi tabrakan di Tambora, Jakarta Barat, Senin (7/12/2015).
![]() |
Menurut Subhan, bila melihat kondisi lapangan maka pihaknya belum bisa menutup perlintasan tersebut. Karena itu, pihaknya sedang mencari alternatif jalan jika perlintasan ditutup.
![]() |
Subhan menyebutkan, dari pukul 10.00-12.00 WIB juga tidak ada Metromini yang lewat seperti biasanya. "Dari tadi pagi hanya Kopaja 86 yang lewat jalan ini. Tapi lalu lintas di sini jadi sedikit lebih tertib," tuturnya.
![]() |
Sementara itu, hingga kini bangkai Metromini masih berada di lokasi namun sudah dipinggirkan. Bangkai rencananya akan dievakuasi ke kantor polisi di Daan Mogot.
Tabrakan maut Metromini dan Commuter Line terjadi pada Minggu (6/12/2015). 18 Orang tewas termasuk sopir dan kenek Metromini, 6 penumpang lainnya luka-luka. Pemicu tabrakan yakni sopir Metromini yang ugal-ugalan menerobos celah di dekat pintu perlintasan yang tertutup padahal kereta hendak lewat.
(nwy/nrl)













































