Satu Korban Metromini di RS Atmajaya Kesulitan Dapatkan Ruang ICU

Satu Korban Metromini di RS Atmajaya Kesulitan Dapatkan Ruang ICU

Jabbar Ramdhani - detikNews
Minggu, 06 Des 2015 19:33 WIB
Satu Korban Metromini di RS Atmajaya Kesulitan Dapatkan Ruang ICU
ICU RS Atmajaya (Foto: Jabbar Ramdhani)
Jakarta - Sunarti (28) adalah salah satu dari lima korban kecelakaan Metromini di Jalan Pangeran Tubagus Angke, Jakarta Barat. Dia harus dirawat intensif di ruang ICU, namun sampai saat ini, ruangan penuh.

"Ada satu pasien yang membutuhkan perawatan di ruang ICU. Tapi ruangan di RS Atmajaya penuh," ujar dr Anton Abadi, yang menangani pasien UGD di RS Atmajaya di lokasi, Minggu (06/12/2015) pukul 15.30 WIB.

Keluarga Sunarti pun sudah mencoba untuk mencari ruang ICU di RS lain. Namun belum ada hasil positif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sudah mencari tahu ke RS Pelni, RS Husada, RS Tarakan dan RS Sumber Waras. Tapi semua ruang ICU penuh," ucap suami Sunarti, Yanto.

Yanto menceritakan bahwa kondisi istrinya saat ini masih belum sadarkan diri. Istrinya masih dalam kondisi kritis. Meski begitu, ia masih mengharapkan segera mendapatkan ruang ICU di RS lain. "Saudara sedang berusaha mencari di RS yang masih kosong," tutur Yanto.

Sementara paman Sunarti, Wawan, masih bingung untuk bisa mendapatkan ruang ICU di RS lain. "Saya sudah datang ke beberapa RS tapi kalau belum mendapatkan surat rujukan dari sini (RS Atmajaya) sepertinya susah juga," ucapnya.

Selain Sunarti, ada empat korban lain di RS Atmajaya. Mereka yang masih mendapatkan perawatan karena luka-luka adalah Marfudin (65) warga Bojong kerta dan Slamet Muzaki (23) warga Dukuh Benda. Sementara dua korban meninggal dunia yaitu Elimah (19) warga Dusun Bokol Kulon dan Wahyu (40) warga Kampung Duri. (mad/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini