"Ada satu pasien yang membutuhkan perawatan di ruang ICU. Tapi ruangan di RS Atmajaya penuh," ujar dr Anton Abadi, yang menangani pasien UGD di RS Atmajaya di lokasi, Minggu (06/12/2015) pukul 15.30 WIB.
Keluarga Sunarti pun sudah mencoba untuk mencari ruang ICU di RS lain. Namun belum ada hasil positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yanto menceritakan bahwa kondisi istrinya saat ini masih belum sadarkan diri. Istrinya masih dalam kondisi kritis. Meski begitu, ia masih mengharapkan segera mendapatkan ruang ICU di RS lain. "Saudara sedang berusaha mencari di RS yang masih kosong," tutur Yanto.
Sementara paman Sunarti, Wawan, masih bingung untuk bisa mendapatkan ruang ICU di RS lain. "Saya sudah datang ke beberapa RS tapi kalau belum mendapatkan surat rujukan dari sini (RS Atmajaya) sepertinya susah juga," ucapnya.
Selain Sunarti, ada empat korban lain di RS Atmajaya. Mereka yang masih mendapatkan perawatan karena luka-luka adalah Marfudin (65) warga Bojong kerta dan Slamet Muzaki (23) warga Dukuh Benda. Sementara dua korban meninggal dunia yaitu Elimah (19) warga Dusun Bokol Kulon dan Wahyu (40) warga Kampung Duri. (mad/mad)










































