Menko Luhut Akan Pantau Pilkada Serentak dari Tangsel, Mengapa?

Menko Luhut Akan Pantau Pilkada Serentak dari Tangsel, Mengapa?

Elza Astari Retaduari - detikNews
Minggu, 06 Des 2015 17:43 WIB
Menko Luhut Akan Pantau Pilkada Serentak dari Tangsel, Mengapa?
Foto: Mulya Nurbilkis/detikcom
Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan tak ingin terjadi kerusuhan saat digelarnya Pilkada serentak pada 9 Desember nanti. Dia akan memantau langsung jalannya pilkada yang untuk pertama kalinya digelar serentak di tanah air itu.

Menko Luhut akan memantau langsung dari salah satu daerah yang dianggap 'rawan' yakni Tangerang Selatan.

"Saya akan pergi ke Tangsel tanggal 9 (9/12/2015), karena Tangsel kami anggap cukup kritis," kata Luhut usai hadir di acara peluncuran SIM Online di Parkir Timur, Senayan, Jakarta, Minggu (6/12/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain Tangsel, kata Luhut, ada beberapa wilayah yang dianggap kritis. Di Sumatera Utara ada tiga daerah yang dianggap kritis yakni Nias Selatan, Siantar dan Simalungun.

Menurut Luhut dari 269 daerah yang menggelar Pilkada, tak ada yang kategori kerawanannya paling kritis.

"Kalau yang paling serius nggak ada sih. Tapi seperti yang saya lihat tadi di 269 itu sampai tadi data, kami waspadai di beberapa tempat," kata Luhut.

Kepala Kepolisian RI Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan back up pasukan di daerah-daerah yang diperkirakan rawan.

Beberapa daerah rawan tersebut antara lain; Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, Kalimantan Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara dan Jambi.

"Tempat rawan sudah kita siapkan pasukan back up, bahkan hari Senin sudah bisa kita dorong ke tempat tersebut," kata Badrodin di tempat yang sama.

(erd/mad)


Berita Terkait