Menagih Janji Ahok Tindak Tegas Metromini

Menagih Janji Ahok Tindak Tegas Metromini

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Minggu, 06 Des 2015 16:38 WIB
Menagih Janji Ahok Tindak Tegas Metromini
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Kecelakaan yang melibatkan Metromini ugal-ugalan dan mengakibatkan korban jiwa bukan sekali ini terjadi. Sudah begitu sering publik mendengar kabar penumpang yang harus kehilangan nyawa karena kebrutalan para sopir Metromini dalam mengemudi.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), pernah menjanjikan perbaikan pelayanan dan manajemen Metromini. Namun faktanya, hingga saat ini masih ada saja nyawa penumpang yang harus menjadi korban.

Menilik ke belakang, Ahok sebenarnya pernah menjanjikan akan memperbaiki manajemen Metromini dengan menawari para pemilik bus untuk bergabung dengan manajemen PT Transportasi Jakarta. Ahok pun sempat mengatakan nama Metromini akan dihapus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Metromini saya lagi tawarin nih, mau pindah partai nggak? Pasti mau perorangan. Saya sudah bilang ke Dishub izinkan Metromini beli bus baru gabung ke Kopaja," terang Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (24/6) lalu.

"Kita per orang yang kita rayu karena Metromini manajamennya terlalu banyak. Begitu Metromini gabung dengan kami, namanya sudah bukan Metromini lagi. Kami lagi tawarkan perseorangannya. Ini kan ibarat orang-orang itu mau pindah partai atau enggak" jelas Ahok.

Tak hanya itu janji yang dilontarkan Ahok. Pada sebuah momen wawancara, Ahok juga pernah menjanjikan akan menangkap para sopir Metromini yang masih di bawah umur dan ugal-ugalan dalam mengemudi. Bahkan, dia sempat mewacanakan akan membeli banyak bus agar warga beralih dari Metromini.

"Tangkap! Cabut trayeknya kalau ketahuan. Sudah ada beberapa kita cabut," kata Ahok menanggapi masih banyaknya sopir Metromini di bawah umur dan ugal-uagal, Kamis (8/10).

"Nanti kalau busnya sudah banyak pasti hilang mereka. Makanya kuncinya mesti kasih bus gratis sama bus rupiah per kilometer (Rp/Km). Kemarin kan bus tingkat batal yang Mercedes-Benz. Gara-gara chasis-nya enggak sesuai," lanjutnya.

Belum diketahui bagaimana perkembangan janji-janji Ahok itu. Yang pasti, sudah ada beberapa bus Metromini dan Kopaja yang dikandangkan. (Baca juga: Kapan Bus Metromini dan Kopaja Bermasalah Ini Dibuang? https://news.detik.com/berita/3043966/kapan-bus-metromini-dan-kopaja-bermasalah-ini-dibuang)

Sayangnya, tindakan ini belum bisa menghapus angka kecelakaan akibat kelakuan sopir yang ugal-ugalan. Fakta terakhir adalah kecelakaan Metromini B 80 yang menerobos pintu perlintasan kereta api di Angke, Jakarta Barat, hingga akhirnya tertabrak. Sejauh ini, 18 orang tewas akibat peristiwa tersebut. (Hbb/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads