Kepastian itu disampaikan oleh Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Minggu (6/12/2015).
"Ada titik terang. Dari titik terang ini kami dapatkan dari TKP, Ini kerja sama dengan Dekan MIPA, sekarang masih ditelusuri rangkaiannya ini mengarah ke mana," kata Krishna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertanyaannya adalah apakah barang ini bisa menjadi bukti yang terkait dengan kasus? Bisa jadi iya, bisa jadi belum tentu," papar Krishna.
Dia memastikan bahwa dari benda yang ditemukan tersebut ada indikasi keterkaitannya dengan tewasnya Akseyna. Hanya memang butuh keuletan dan kesabaran baik oleh penyidik maupun masyarakat sampai kasus ini benar-benar terungkap.
"Sekali kami tegaskan terkait kasus Akseyna, kami tidak pernah menghentikan penyelidikan dan penyidikan (kasus tewasnya Akseyna)," kata Krishna.
Menurut dia, dalam mengusut kasus tewasnya Akseyna ini Polda Metro Jaya bekerjasama dengan berbagai pihak, antara lain Polres Depok, dan pihak Universitas Indonesia.
Jasad Akseyna ditemukan dalam posisi mengambang di danau UI pada 26 Maret 2015 lalu. Saat ditemukan ditubuhnya terdapat tas yang berisi pemberat.
(erd/asp)










































