Peluncuran SIM Online yang digelar di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Minggu (6/12/2015), juga dilakukan secara serentak di 45 kabupaten/kota. Acara dilakukan bersamaan dengan terhubung oleh video conference.
Hadir dalam acara tersebut Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Menko Polhukam Luhut B Pandjaitan, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, MenPAN RB Yuddy Chrisnandi, KSAD Jenderal Mulyono, dan Kakorlantas Irjen Pol Condro Kirono. Usai seremoni peluncuran SIM Online, Luhut pun diminta menyapa sejumlah daerah yang terhubung melalui video conference.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya titip pilkada, kita amankan pilkada serentak. Manfaatkan kekompakkan. Insya Allah aman. Saya juga titip amankan jika ada potensi gangguan keamanan lainnya," ucap Luhut usai Kapolda Sulsel Irjen Puji Hartanto melaporkan kegiatan SIM Online di Makassar melalui video conference.
Kapolda Sulsel pun mengamini permintaan Luhut. Sementara Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menyatakan jajaran aparatur di wilayahnya memiliki kekompakkan dan bekerja tak kenal lelah jelang pilkada.
"Kami di Sulsel kompak sekali. Tampaknya di sana juga kompak sekali. Saya dengan Pangdam akan menjadi terdepan. Panglima kodam nggak pernah berhenti, Kapolda baru jam 2 pagi pulang, kami semua di jalan terus. Kami punya wilayah tanggung jawab masing-masing. Kami tahu ini tidak mudah, kami nggak mau over confident," tukas Syahrul.
"Pak Gubernur paten sekali," jawab Luhut menanggapi disambut gelak tawa para hadirin di Parkit Senayan.
Kemudian Luhut berbicara dengan Kapolda Sumut dan Plt Gubernur Sumut Tengku Eri Nuradi. Secara khusus untuk Sumut Luhut meminta agar ada perhatian lebih pada sejumlah daerah.
"Titip Pilkada dan potensi gangguan keamanan lainnya. Semua sudah berkoordinasi dari BIN, intelijen lain, untuk menghindari kejadian yang berhubungan dengan Paris. Saya titip lagi, dalam 3 minggu ke depan keamanan dalam keadaan serius menurut saya," beber Luhut.
"Jangan lagi ada masalah hukum dibicarakan dulu, supaya tidak ada gejolak. Di Simalungun, Nias Selatan, Siantar. Saya minta diperhatikan pak Kapolda. Ini wilayah kritis. Saya tidak ingin ada gaduh-gaduh. Tolong ya Pak Erry.
Sudah paten itu Medan, jangan bikin malu," sambung letjen purnawiran itu.
Dalam pembicaraan melalui video conference kepada sejumlah daerah, Luhut sesekali bergurau. Seperti salah satunya adalah saat ia sedang tersambung dengan Kapolda Jateng Irjen Nur Ali dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.
"Kami titip lagi, keamanan untuk pilkada. Ini sekalian ya. Panglima TNI bisikin saya, 'apiknya kita bisa sekalian pinjam ya'. Kalau ada potensi-potensi gangguan bapak tolong hadapi. Itu titipan saya dan panglima," tutur Luhut yang disambut tawa lagi.
Walau banyak membicarakan soal pilkada dan potensi gangguan keamanan akibat aksi terorisme, Luhut pun tak lupa menyanjung fasilitas SIM Online yang baru saja diluncurkan oleh Korps Lalu Lintas Polri. Mantan anggota Kopassus itu bahkan memuji-mujinya.
"SIM Online luar biasa. Ini inovasi yang baik bagi negara. Apa yang dilakukan Polri merupakan prestasi luar biasa. Sehingga ada efisiensi dalam melayani masyarakat," tutup Luhut. (elz/erd)










































