Selidik punya selidik, kecelakaan maut sudah akrab di lintasan tersebut. "Kejadian sebelum ini tanggal 12 November 2015 lalu," cerita penjual bensin yang tidak jauh dari lokasi, Suparti (44) kepada detikcom di lokasi, Minggu (6/12/2015).

Pada 12 November itu, matahari pagi masih malu-malu keluar dari peraduannya. Tapi pagi di lintasan tersebuh terpecah dengan terpentalnya seorang lelaki yang tewas tertabrak Kereta Commuter Line (KCL) karena si lelaki itu nekat menerobos lintasan kereta yang telah ditutup.
"Dia lewat pintu samping lintasan kereta api. Waktu kereta mendekat, Bapak itu kesambar kereta dan terpelanting jatuh sampai got. Meninggal di tempat," cerita Suparti yang telah mangkal di lokasi itu sejak 2001 lalu.
Seingat Suparti, lintasan tersebut akrab dengan kecelakaan maut. Dari sepeda motor, bajaj hingga mobil pribadi. Mereka umumnya nekat menerobos lintasan meski palang pintu sudah ditutup.
"Ya begitu kecelakaannya dari pengendara yang nekat menerobos," ujar Suparti.











































