"Kita itu setiap bulan sudah lebih 150 ribu orang. Kalau kalikan 12 bulan sudah 2 juta lebih per tahunnya," kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Nur Ali usai Launching SIM Online di kawasanย Simpang Lima Semarang, Minggu (6/12/2015).
Di Jawa Tengah, baru satu kota yang bisa melayani perpanjangan SIM Online yaitu di Kota Semarang. Nur Ali berharap kota-kota lain akan menyusul sesegera mungkin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam launching tersebut hadir juga Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Ia mengatakanย SIM sangat penting bagi pengendara terutama terkait keselamatan karena SIM baru bisa diperoleh jika sudah melewati berbagai tes. Oleh sebab itu Ganjar mengimbau agar remaja yang sudah 17 tahun segera mengurus SIM agar tahu aturan lalulintas.
"Anak-anak SMA sing ndeleleng (yang seenaknya), yang sudah 17 tahun, bikin SIM, biar bisa menjaga keselamatan," tegas Ganjar.
Politisi PDIP itu juga sempat mengutarakan impiannya ke Kapolda terkait efisiensi STNK. Ganjar berharap ada terobosan dengan mengubah bentuk STNK menjadi seperti kartu ber-chip. Sehingga lebih ringkas dan memudahkan ketika razia lalu lintas.
"Mungkin bakal ada terobosan, mungkinย BPKB atau STNK. Saya juga bayangkan STNK tidak gedhe banget, jadi kayak kartu tinggal gesek. Jadi nanti pak polisi itu sini (pinggang kanan) pistol, sini (pinggang kiri)ย card reader," kata Ganjar.
Launching yang digelar di area Car Free Day itu mendapat anstusias dari masyarakat. Tidak sedikit pula yang langsung mengurus SIM di mobil pelayanan SIM online. (alg/ega)











































