"Di TKP palang pintu kereta tidak full hanya 3/4 menutup jalan sehingga bus metromini menerobos palang pintu tersebut," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol M Iqbal dalam keterangannya, Minggu (6/12/2015).
Menurut Iqbal, saksi yang berada di lokasi yakni di Jl Tubagus Angke, Jakarta Barat, sudah sempat meneriakkan untuk memberikan peringatan kepada sopir metromini bernopol B 7060 FD itu. Namun dihiraukan oleh sopir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saksi Said disebut Iqbal saat melihat kereta api sudah berada di jembatan sekitar 50 meter dari palang pintu. Akibat sang sopir tetap nekat meski sudah diperingati, metromini akhirnya tertabrak pada bagian samping sebelah kanan.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian saat datang ke lokasi kecelakaan |
"Update terakhir korban kecelakaan KRL jumlah 24 orang dengan rincian 8 hidup, dan 16 meninggal dunia," tutur Iqbal.
Adapun 13 jenazah korban tewas kini berada di RSCM, 1 di RS Sumber Waras, dan 2 di RS Atmajaya. Sementara itu korban luka 1 dirawat di RS Tarakan, 4 dirawat di RS Sumber Waras, dan 3 orang di RS Atmajaya. (elz/mad)












































Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian saat datang ke lokasi kecelakaan