"Sebagian besar korban yang tewas akibat luka benturan dan terpotong," ujar Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Metro Jaya, Kombes Musyafak di RSCM, Jakarta Pusat, Minggu (6/12/2015).
Musyafak mengatakan pihaknya masih memeriksa apakah salah satu korban meninggal ada sopir metromini maut tersebut. Hingga saat ini, total korban 24 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Musafak, pihaknya akan melakukan proses pemeriksaan ante mortem dan post mortem. Kondisi semua jenazah masih dilalukan otopsi.
"Pemeriksaan otopsi akan selesai hingga besok," ucapnya (fiq/ega)











































