Kapolri Jenderal Badrodin Haiti belum mau mengungkap apakah pihaknya sudah memantau pergerakan dari Reza yang ikut dalam pertemuan dengan Ketua DPR Setya Novanto dan Presdir PT Freeport Maroef Sjamsoeddin itu. Soal apakah keberadaan Reza yang disinyalir sudah berada di luar negeri, Badrodin enggan berkomentar banyak.
"Tanya imigrasi ajalah. Karena dari imigrasi tahu yang ke luar ini siapa," ungkap Badrodin usai acara peluncuran SIM Online di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Minggu (6/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum ada. Itu kan perintah UU, namanya perintah UU bukan siap atau tidak siap, tentu harus kita lakukan," tukas Badrodin.
Sementara itu Menko Polhukam Luhut B Pandjaitan sekali lagi menegaskan dirinya justru ingin dipanggil dalam persidangan di MKD. Luhut ingin memberikan keterangan pasalnya dalam rekamanan pertemuan antara Novanto, Reza, dan Maroef, nama Luhut juga disebut-sebut bahkan hingga 66 kali.
"Kan saya sudah minta. Tunggu saja. Saya minta dipanggil," ucap Luhut di lokasi yang sama.'
Sebelumnya Wakil Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad menyatakan jika Reza terus mangkir dalam pemanggilan, MKD akan meminta bantuan polisi. Kehadiran Reza menurutnya sangat diperlukan terkait kasus pencatutan nama presiden dan wapres ini.
"Reza chalid itu kan panggilan pertama. Nanti ada kedua dan kalau ketiga (tidak datang juga), kita bisa meminta bantuan ke pihak berwajib. Namanya disebut, jadi perlu juga (kedatangannya)," jelas Dasco, Jumat (4/12). (elz/mad)










































