Contohnya saja Rahmat Agung, warga pendatang yang bekerja di Purwakarta. Menurutnya, ini satu langkah maju di mana pemerintah daerah Purwakarta tak hanya asal bicara dalam memperkenalkan kuliner khas berupa Steak Maranggi.
"Saya dari Jawa Tengah, tapi kerja di sini. Ini kan istilahnya sate yang sudah diimprove ya. Bupatinya selalu bilang pingin makanan ini go internasional, dengan festival ini artinya ada tindakan nyata," tutur Rahmat di lokasi festival di Jalan KK Singawinata, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (5/12/2015) malam.
![]() |
"Tidak hanya asal niat. Tapi benar-benar direalisasikan," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
"Bagus sih ya acara ini. Kan yang bikin steak-steaknya anak-anak sekolah di Purwakarta. Jadi kan mereka juga bisa mengeksplore makanan khas Purwakarta seperti apa," tutur Gamal yang merupakan warga Kecamatan Munjuljaya itu.
Hingga pukul 22.00 WIB festival masih berlangsung. Meski cuaca sedikit gerimis namun tak menghalangi antusiasme warga untuk datang ke lokasi.
![]() |














































