"Selama 2015 ini rata-rata perhari 820 ribu penumpang," kat Dirut Kereta Commuter Line Jakarta, M N Fadhil, Sabtu (5/12/2015).
Fadhil menegaskan, pihaknya terus berupaya memperbaiki sarana dan prasarana. Rencananya Januari 2016 mendatang, rangkaian kereta akan ditambah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fadhil menuturkan, pihaknya juga terus memperbaiki pelayanan. Kereta layak pakai akan kembali didatangkan dari Jepang untuk menambah armada angkut.
"Ini kereta layak pakai ya, bukan bekas. Di Jepang sendiri memang masih dipakai," tutur dia.
Fadhil juga menyampaikan, nantinya di stasiun akan ada fasilitas mesin tiket, di mana orang tidak perlu lagi membeli tiket lewat loket tetapi cukup di mesin.
"Kami akan gunakan percobaan di Stasiun Kota, kami ingin mengubah budaya masyarakat," tutur dia.
Sedang fasilitas free out yang ditiadakan pihaknya memiliki alasan bahwa ini mengajarkan tanggung jawab pada masyarakat. Dahulu fasilitas free out atau masuk dan keluar di stasiun yang sama tanpa keluar lebih dahulu di stasiun yang lain, apabila lebih dari 1 jam bisa kena denda jarak terjauh Rp 11 ribu. Kini hanya terkena denda Rp 2 ribu, (dra/dra)











































