Komentari Kasus IPDN Pukuli Akmil, Mahfud MD: Bela Negara Masih Lemah

Komentari Kasus IPDN Pukuli Akmil, Mahfud MD: Bela Negara Masih Lemah

Hardani Triyoga - detikNews
Sabtu, 05 Des 2015 14:13 WIB
Komentari Kasus IPDN Pukuli Akmil, Mahfud MD: Bela Negara Masih Lemah
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Lima praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dipecat karena terbukti bersalah menganiaya taruna Akademi Militer. Peristiwa itu pun menurut mantan Menteri Pertahanan Mahfud MD bisa terjadi karena konsep ideologi bela negara yang masih lemah.

Dia meyakini bila dilakukan secara efektif, maka tak perlu ada ideologi adu fisik.

"Tergantung konsepnya, kalau pelaksanan dalam arti bela negara masih lemah. Tapi, membela negara dalam ideologi harus lebih penting lah. Tapi, dalam etika sudah nyata," ujar Mahfud di sela Seminar Bela Negara, Universitas Trilogi, Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (5/12/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mahfud mengatakan ke depan perlu peningkatan mengenai konsep bela negara, agar terjadi penguatan ideologi.

"Penguatan ideologi, bukan hanya latihan tempur. Bela negara itu bukan hanya pertempuran, jdi bagaimana menghadapi radikalisme, tanpa harus menjadi tentara, dibangun kesadaran politik, enter preneurshipnya, sensititifitasnya," urai dia.

Selama ini konsep bela negara hanya dilihat sebagai militerisasi rakyat. "Kalau lima tahun berhasil, 100 juta kader bela negara," tutup dia. (hat/dra)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini