"Ada upaya menggiring secara eksplisit yang minta saham itu siapa. Kata Ma'roef memang MR (M Reza Chalid) yang ngomong kan? Tapi kenapa dengan serta merta banyak juga teman-teman (anggota MKD) yang menjadi The Guardian of Setya Novanto, itu kemudian mengidentifikasi pernyataan itu sebagai sebuah bantahan bahwa Setya Novanto minta saham. Nah, logika seperti ini kan jumping conclution," kata Gun Gun saat dihubungi detikcom, Sabtu (5/12/2015).
Padahal menurut Gun Gun, Novanto dan Reza Chalid dalam pertemuan itu berada dalam satu frame yang sama, atau satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan untuk menjelaskan maksud pertemuan. Upaya mengaburkan makna itu dilakukan untuk membangun ketidakpampuan masyarakat dalam membedakan realitas dan fantasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, lanjut Gun Gun, para anggota MKD jangan menjadi Ronin dan The Guardian of Setya Novanto pada persidangan berikutnya. "Harusnya memang begitu (tak jadi Ronin Novanto), meskipun saya sendiri melihat prakteknya ini memang by design," tandasnya.
Dari fakta-fakta yang terungkap di dua persidangan itu, kata Gun GUn, Setnov dinilai sudah seharusnya lengser dari status anggota DPR.
"Hukuman atau sanksi paling progresif yang bisa diberikan MKD itu kan sanksi terberatnya adalah upaya untuk melengserkan Setya Novanto. Tidak hanya sebagai Ketua DPR, tapi juga sebagai anggota DPR," tandasnya. (idh/miq)











































