"Kita coret itu yang DPT meninggal, gila. Lima bulan sebelum Pilkada terus kita pantau. KPU pusat koordinasi ke KPU daerah," ujar Komisioner KPU Arief Budiman di sela resepsi pernikahan putri Ketua DPR Hotel Mulia, Senayan, Jumat (4/12/2015).
Arief mengatakan mengatakan keyakinannya terhadap Pilkada serentak tahun ini terkait DPT yang lebih baik. Mengacu dari pelaksanaan pilkada, Pemilu Legislatif, dan Pemilu Presiden sebelumnya masih marak identitas DPT orang meninggal dan gila.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lanjutnya, masalah DPT ini juga menjadi perhatian karena rentan dengan manipulasi suara. Kasus di sejumlah daerah yang suara dimanipulasi pada penyelanggaraan menjadi catatan KPU.
"Koordinasi secara terus menerus. Karena ini pilkada pertama, harus dimaksimalkan. Ada keyakinan kami dari persoalan DPT lebih baik," sebut mantan Komisioner KPUD Jawa Timur itu.
(hty/idh)










































