"Saya perlu menjaga wibawa DPR yang hendak memerlukan pimpinan KPK yang berintegritas. Saya hanya dapat SMS saja dari sekretariat Komisi III untuk hadir membuat makalah. Tidak ada surat dari Komisi III," ujar Busyro dalam perbincangan, Jumat (4/12/2015).
Pemanggilan terhadap Busyro itu sendiri terbilang mengejutkan. Hal itu disebabkan karena Busyro dan Robi Arya Brata sudah menyelesaikan seluruh tahapan dari awal tes di pansel sampai uji kelayakan di DPR pada tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah pada tes capim KPK yang dilakukan pada siang hari ini, Robi muncul di antara delapan kandidat -- yang memperjuangkan empat kursi pimpinan KPK. Namun Busyro tak tampak.
Busyro merasa dirinya tak perlu melakukan tes makalah lagi. "Saya sudah menempuh seluruh tes di Komisi III setahun yang lalu dan sudah selesai. Maka jika saya datang, apa artinya dites lagi? Saya memilih tidak hadir karena sudah menyangkut integritas".
"Integritas menuntut kejelasan sikap. Jika saya datang rentan dinilai sebagai pemburu kerja. Itu saja," kata Busyro. (faj/faj)











































