Ahok: Nelayan Dihasut, Tak Ada yang Terkena Dampak Reklamasi

Ahok: Nelayan Dihasut, Tak Ada yang Terkena Dampak Reklamasi

Danu Damarjati - detikNews
Jumat, 04 Des 2015 19:34 WIB
Ahok: Nelayan Dihasut, Tak Ada yang Terkena Dampak Reklamasi
Gubernur DKI JAkarta Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Proyek reklamasi di Jakarta Utara ditolak masyarakat yang mengatasnamakan nelayan setempat. Namun demikian, Ahok menegaskan reklamasi tak berdampak pada masyarakat nelayan.

"Enggak. Sebetulnya enggak ada masyarakat yang kena dampak reklamasi," kata Ahok di Gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (4/12/2015).

Menurut Ahok, reklamasi Jakarta sudah ada dasar hukumnya, yakni Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 1995 yang mengacu pada Keputusan Presiden Tahun 1995. Penolakan dari nelayan, menurut Ahok, terjadi karena hasutan pihak-pihak tertentu dan bernuansa politis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi ini orang ngomong politik. Nelayan yang dia omongi enggak mengerti masalah, dihasut-hasut saja," ujar Ahok.

Pada kajian 20 tahun yang lalu, lanjut Ahok, bahkan sudah disebutkan Teluk Jakarta sudah terkontaminasi zat-zat beracun. Kualitas lingkungan Teluk Jakarta sudah terdegradasi sejak dahulu.

"Sudah rusak 20 tahun yang lalu," ujar Ahok.

Menurutnya, bila ada yang menyebut laut Jakarta terkontaminasi gara-gara reklamasi, itu tidak benar. Buktinya, kerang hijau dari Jakarta Utara sudah terkontaminasi zat beracun sejak dahulu.

"Lihat data saja, sebelum ada reklamasi, ikan kerapu masih ada di Jakarta enggak? Sudah enggak ada juga (gara-gara kualitas air laut tidak baik). Kerang hijaunya sudah terkontaminasi belum? Ini kan semua sudah ada datanya," tutur Ahok.

"Sekarang, kerang hijau apa tidak meracuni diri sendiri dan orang lain? Itu yang konyol," ujar Ahok. Menurutnya reklamasi justru bisa memperbaiki lingkungan Teluk Jakarta. (dnu/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads