Tahanan Narkoba Kejari Jakut Kabur, Jamwas Tegur Kajati DKI

Tahanan Narkoba Kejari Jakut Kabur, Jamwas Tegur Kajati DKI

Dhani Irawan - detikNews
Jumat, 04 Des 2015 18:06 WIB
Tahanan Narkoba Kejari Jakut Kabur, Jamwas Tegur Kajati DKI
Foto: Dhani Irawan
Jakarta - 4 Tahanan perkara narkoba Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara kabur dengan mengelabui petugas pengawal. Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan (Jamwas) Widyo Pramono menegaskan pihaknya tengah meminta laporan dari Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta mengenai adanya dugaan kelalaian dari jaksa.

"Saya sedang minta laporannya dari Kajatinya. Kajatinya (Adi Togarisman) yang mestinya melapor pada saya. Jangan saya langsung tegur Kajarinya, jangan dong," kata Widyo di kantornya, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat (4/12/2015).

Widyo menyebut kaburnya para tahanan itu merupakan hal yang terjadi berulang-ulang dan kinerja jaksa perlu diperhatikan betul-betul. Apabila nantinya terbukti ada kelalaian dari jaksa, maka Widyo tak segan-segan untuk memberikan sanksi berat terhadap para jaksa yang dianggap melanggar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketika mereka melakukan perbuatan yang sembrono, di luar ketentuan yang ada, tentu kita periksa sejauh mana kesalahan fatal mereka. Kita minta laporan sama Kajati DKI," tegas Widyo.

"Keterlaluan ini. Itu kalau sampai ketahuan, jaksanya berani bunuh diri ini, tinggal bagaimana faktanya yang ada," imbuh Widyo.

Sebelumnya diberitakan 4 orang tahanan narkoba melarikan diri pada Selasa (1/12) sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu ada 84 tahanan Kejari Jakut yang selesai menjalani sidang sekitar pukul 18.30 WIB.

Mereka dibawa menggunakan 4 mobil tahanan menuju ke LP Cipinang Jakarta Timur. Namun saat mobil sudah dekat dengan LP Cipinang, ada keributan yang terjadi di salah satu mobil tahanan.

Keributan itu berasal dari tahanan Nurhasan yang mengaku bahwa ada tahanan yang sakit. Saat itu petugas pengawal tahanan dari kepolisian pun membuka pintu mobil tahanan untuk mencari tahu.

Ternyata saat pintu dibuka, petugas itu disiram air cabe yang ditaruh di dalam botol minuman oleh tahanan bernama Hengky. Petugas itu pun hendak mengambil senjata api tetapi tangannya digigit tahanan lain bernama Nurhasan yang juga mencoba merebut senjata tersebut.

Kemudian 5 tahanan pun keluar dari mobil dan berlari menuju ke Pasar Beras Cipinang. Petugas pun mengejar dan hanya berhasil mengamankan seorang tahanan yaitu Nurhasan.

Sementara itu 4 tahanan lainnya berhasil kabur. Keempatnya yaitu Hengky Sutejo alias Aldi bin Edi Sutejo, Rio Reynaldo bin Ferry, Desi Sagita alias Desi dan Darmin bin Udin. (dhn/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads