Perkembangan kasus pengadaan crane berbuntut panjang. Kini Lino dipermasalahkan karena melakukan perpanjangan kontrak Jakarta International Container Terminal (JICT) yang melibatkan perusahaan asing asal Hongkong Hutchison Port Holdings (HPH).
Pansus mempermasalahkan bedanya pernyataan Lino dengan dokumen yang ada. Yakni mengenai kepemilikan saham di mana menurut Lino JICT memiliki 51 persen atau saham mayoritas. Untuk itulah kemudian Rini dipanggil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ini terkait perpanjangan kontrak maupun dugaan korupsinya," sambung politisi Hanura itu.
Lino yang tiba terlebih dahulu saat ini sedang dicecar Pansus yang dipimpin oleh Rieke Dyah Pitaloka. Sementara Rini yang datang mengenakan kemeja batik mengaku tidak tahu mengenai isi dari pemeriksaan ini.
"Aku juga nggak tahu apa yang mau ditanyain," kata Rini di lokasi yang sama. (ear/tor)










































