Kasus 'Papa Minta Saham', Kejagung Juga Akan Minta Keterangan Reza Chalid

Kasus 'Papa Minta Saham', Kejagung Juga Akan Minta Keterangan Reza Chalid

Dhani Irawan - detikNews
Jumat, 04 Des 2015 14:12 WIB
Kasus Papa Minta Saham, Kejagung Juga Akan Minta Keterangan Reza Chalid
Ilustrasi Reza Chalid (Foto: Ilustrasi oleh Fuad Hasim)
Jakarta - Selain Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Maroef Sjamsoeddin dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, Kejaksaan Agung (Kejagung) juga akan meminta keterangan pihak-pihak lain yang dianggap perlu. Salah satunya yaitu pengusaha minyak Reza Chalid yang ikut dalam pertemuan dengan Ketua DPR Setya Novanto.

"Pada saatnya (akan dimintai keterangan). Ini kan kita harus tahu siapa yang akan kita minta keterangan. Ya ada nanti, makanya siapapun yang tahu masalah ini akan diundang diminta keterangan, nanti akan berkembang kan siapa-siapa yang memang relevan untuk dimintai keterangan," tegas Jaksa Agung Muhammad Prasetyo di kantornya, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat (4/11/2015).

Namun keberadaan Reza diketahui tengah berada di luar negeri. Saat seharusnya hadir dalam sidang di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) pun, Reza absen dan keberadaannya tidak diketahui.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Ini Transkrip Lengkap Rekaman Setya Novanto

Lalu apakah Prasetyo akan menelusuri pula keberadaan pengusaha minyak tersebut?

"Kita belum ke sana. Yang saya tahu bahwa kemarin yang dijadwalkan untuk diundang ke sidang MKD pun tidak hadir, kita belum tahu apa alasannya karena belum sampai sana arah permintaan keterangan kita," ucap Prasetyo.

Namun untuk saat ini, Prasetyo menyebut institusinya masih berfokus pada permintaan keterangan Maroef dan kemudian Sudirman Said yang sudah diundang untuk dimintai keterangan pada minggu depan. Selain itu, telepon seluler milik Maroef berisi rekaman pertemuan 'papa minta pulsa' juga tengah diverifikasi tim IT yang khusus didatangkan Kejagung dari ITB. (dhn/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads