Capim Irjen Basaria Panjaitan paling awal datang ke Komisi III sekitar pukul 13.15 WIB, Jumat (4/12/2015). Lima menit kemudian datang capim yang juga hakim adhoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Alexander Marwata. Keduanya kompak menyatakan siap mengkuti tahapan seleksi.
"Ini mungkin hanya menyampaikan visi misi menurut saya. Kan sudah waktu di pansel sudah bikin makalah juga, mungkin di sini kan beda. Temanya kan sudah ditentukan," kata Alexander.
Sedangkan Basaria yang juga tengah berbincang, menyatakan dirinya tidak menyiapkan persiapan khusus.
"Jangan takabur, manusia berusaha Tuhan yang menentukan," kata Basaria ditanya soal keyakinannya lolos hingga tahapan fit and proper test.
Setelah kedatangan keduanya, sejumlah capim bermunculan di antaranya Johan Budi, Saut Situmorang dan Laode Syarif.
Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin sebelumnya mengatakan tahapan seleksi calon pimpinan KPK yang diawali pembuatan makalah akan diikuti 10 calon pimpinan. Para capim akan menyusun makalah selama waktu 2 jam.
Pelaksanaan pembuatan makalah akan digelar sekitar pukul 14.00 WIB. Komisi III sudah menyiapkan 10 judul makalah yang akan dikerjakan selama 2 jam. "Setiap orang berbeda-beda," sebutnya.
Aziz menekankan, pembuatan makalah ini menjadi bagian penting untuk mengetahui pemahaman para capim mengenai KPK utamnya soal hukum acara pidana.
"Utamanya penguasaan materi hukum acara pidana dan KUHP," ujar dia.
Pada hari ini juga akan ditentukan pembagian waktu uji kepatutan dan kelayakan capim yang dijadwalkan digelar pada 14-16 untuk 8 capim hasil seleksi Pansel KPK.
Berikut 8 nama capim KPK hasil seleksi Pansel:
Bidang Pencegahan:
1. Saut Situmorang (Staf Ahli KaBIN)
2. Surya Tjandra (Direktur Trade Union Center dan dosen Atma Jaya)
Bidang Penindakan:
1. Alexander Marwata (Hakim Ad Hoc Tipikor)
2. Irjen Basaria Panjaitan (Mabes Polri)
Bidang Managemen:
1. Agus Rahardjo (Kepala Lembaga Kebijakan Barang dan Jasa Pemerintah)
2. Sujanarko (Direktur Direktorat Pembinaan Jaringan Kerja Sama antar Komisi KPK)
Bidang Supervisi:
1. Johan Budi SP (Plt pimpinan KPK)
2. Laode Syarif (dosen hukum Universitas Hasanuddin)
Sedangkan dua capim yaitu Busyro Muqoddas dan Robby Arya tidak masuk dalam pembidangan, karena Pansel saat itu tidak menyusun pembidangan terhadap para capim KPK.
Busyro dan Robby sudah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III pada 3 Desember 2014 dan 4 Desember 2014. Keduanya masing-masing sudah memaparkan visi misinya sebagai calon pimpinan KPK. (fdn/hri)











































