Pernyataan itu disampaikan Vice Presiden Corporate Communication Garuda Indonesia Benny S Butarbutar lewat rilisnya yang diterima detikcom, Jumat (4/12/2015).
Dijelaskan Benny, salah satu pesawat yang mengalami insiden kecil berupa senggolan di bagian ujung sayap selesai diperbaiki pagi tadi. Pesawat itu kini sudah siap melayani penumpang.
Menurut Benny, kerusakan tersebut memang masuk katagori yang bisa cepat dikerjakan dan tidak mengganggu kondisi keseluruhan pesawat. Dia memastikan pengerjaannya berdasarkan standar perbaikan yang ditetapkan pabrikan Boeing.
"Pesawat dengan kode penerbangan PK-GIE sudah bisa serviceable dan saat ini menunggu jadwal penerbangan untuk kembali terbang seperti biasa. Sedangkan untuk pesawat (PK GIC) yang satunya lagi saat ini sedang menjalani proses final maintenance dan diharapkan selesai perbaikannya pada Sabtu (5/12) besok," ujar Benny.
Benny memastikan, insiden kecil berupa senggolan antar sayap pesawat B777-300 ER itu sama sekali tidak menganggu operasional penerbangan Garuda Indonesia.
Insiden berupa senggolan antarsayap dua pesawat terbang Garuda Indonesia terjadi di hanggar area Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Kamis (3/12) pukul 12.30 WIB yang menyebabkan kerusakan di bagian ujung sayap. Hal itu bermula ketika salah satu pesawat sedang ditarik masuk ke hanggar hendak menjalani pemeliharaan rutin dan sedang tidak membawa penumpang. (hri/mad)











































