"Seperti Romo Benny bilang pencoleng kera putih. Anda bisa lihat isi transkrip ada beberapa hal, ada pemufakatan jahat bagaimana divestasi Freeport Indonesia, 20% persen saham untuk kepentingan pribadi," kata pengamat politik Ikrar Nusa Bakti dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (4/12/2015).
Menurut Ikrar, MKD DPR malahan menyerang Menteri ESDM Sudirman Said dan Predir Freeport Maroef Sjamsoeddin. Hal itu amat tidak fair karena Sudirman dan Maroef justru membuka dugaan kecurangan yang dilakukan elite.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Ini Transkrip Lengkap Rekaman Setya Novanto
"Ada upaya MKD menyimpulkan, yang dibicarakan tiga orang itu petty talk. Kita tahu nama lobi atau negosiasi sambil makan-makan minum-minum golf. Di situ lobi bisnis dilakukan," tegas dia.
Ikrar mengajak agar masyarakat menjaga sidang MKD agar tetap on the track. "Kita harus membentengi menjaga jangan sidang MKD," tutup dia. (edo/dra)











































