Jakarta -
Hari Kamis, 3 Desember 2015, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Maroef Sjamsoeddin memenuhi panggilan sebagai saksi di persidangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI tekait kasus 'Papa Minta Saham'. Selama 11 jam menjadi saksi, Maroef memberikan keterangan yang semakin membuka peran aktif Ketua DPR, Setya Novanto.
 dok. Istimewa |
Dalam keterangan tertulid dari PT Freeport Indonesia, Jumat (4/12/2015), kemarin, sekitar waktu istirahat makan siang, di kantor PTFI Jakarta, segenap karyawan PTFI melakukan doa bersama. Doa bersama ini dilakukan sebagai bentuk dukungan para karyawan untuk Presdir PTFI, Maroef Sjamsoeddin. Doa bersama yang dilakukan lintas keyakinan tersebut berlangsung khidmat.
 dok. Istimewa |
Setelah doa bersama selesai dilakukan, para karyawan kemudian berinisiatif untuk mengabadikan momen dukungan mereka dengan berfoto bersama, sambil membawa atribut-atribut seperti spanduk, poster, yang berisi pesan-pesan dukungan. Ide membuat hashtag khusus pun muncul secara spontan, antara lain hashtag #MajuTerusPakMaroef. Antusiasme dan spontanitas ini pun tercermin dari foto-foto yang diupload oleh para karyawan menggunakan hashtag tersebut, dan hashtag-hashtag lainnya seperti #KitaFreeportIndonesia, #BersamaUntukIndonesia dan #FreeportUntuk IndonesiaBersih.
 dok. Istimewa |
Dukungan tidak hanya datang dari kantor PTFI Jakarta, namun dari karyawan PTFI yang berada di area operasi PTFI di Kabupaten Mimika, Papua. Dukungan tersebut datang dari karyawan di berbagai departemen/divisi, seperti tambang bawah tanah, engineering, security, geologi, bahkan perwakilan ibu-ibu Tembagapura. Semua menyampaikan pesan yang sama, yaitu mendoakan agar Presdir PTFI Maroef Sjamsoeddin diberikan hikmat dan kebijaksanaan dalam memenuhi panggilan MKD.
 dok. istimewa |
(Hbb/Hbb)