"Korban ditemukan di dermaga ZH 12 yang berjarak 300 meter dari ditemukannya baju korban sekitar pukul 17.30 WIB sore tadi," kata Direktur Polair Polda Metro Jaya Kombes Fachruzy kepada detikcom, Kamis (3/12/2015).
Sehari sebelumnya, Rabu (2/12) kemarin pagi, korban meninggalkan rumahmya di Jelambar Baru, Grogol, Jakarta Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa terceburnya korban ini baru diketahui keluarga pada Rabu (2/12) sore, setelah satpam Perumahan Mutiara menghubungi nomor telepon rumah korban. Nomor telepon keluarga korban itu ditemukan satpam berikut KTP yang betada di dalam celana dan baju koban.
"Namun saat itu jenazah korban belum ditemukan," imbuhnya.
Mendapat informasi dari satpam tersebut, keluarga kemudian melapor ke Polsek Penjaringan yang kemudian ditindaklankuti dengan permintaan bantuan tim SAR dari Polair Polda Metro Jaya.
Enam personel SAR pimpinan Kompol Sumarjo mengerahkan kapal KP.VII- 1016 melaksanakan pencarian sejak pagi tadi. Jenazah korban baru ditemukan pada pukul 17.30 WIB tadi.
"Untuk penyebab kematiannya belum bisa kami pastikan. Sementara diduga korban tercebur ke sungai," tutupnya. (mei/dra)











































