Jamban-jamban itu disusun rapi di luar pagar Gedung DPR, tepatnya di pinggir Jl Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Kamis (3/12/2015). Aksi ini dilakukan oleh Simanja alias Aliansi Seniman Jakarta. Mereka datang berlima.
Tentu mendatangkan puluhan jamban untuk "seni instalasi" itu perlu usaha ekstra. Jamban-jamban itu didatangkan dengan mobil-mobil bak terbuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa yang dilakukan Setya Novanto menjadi bukti DPR tidak lebih dari sebuah lembaga yang penuh kebusukan, borok dan kotor seperti jamban," ujar koordinator aksi, Susilo.
![]() |
Susilo dan empat rekannya juga menuntut Setya Novanto untuk mundur, mengganti pimpinan DPR dan menjaga kehormatan DPR.
"Apa yang dilakukan oleh Setya Novanto sangat kotor dan menjijikkan karena mengikis integritas dan merusak kelembagaan DPR," kata dia.
![]() |
Susilo juga meminta MKD untuk lebih objektif dalam menangani kasus ini. "Jangan terkait dengan uang jadi tidak objektif," kata Susilo.
Aksi para seniman ini menyedot perhatian warga yang melintas.
Sementara itu, di dalam gedung sedang berlangsung sidang MKD kasus Setya Novanto dengan agenda mendengarkan kesaksian Presdir PT Freeport Maroef Sjamsuddin.
(nwy/nrl)













































