Ahok: Dulu Ada Stigma Presiden Tak Merakyat, Sekarang Ada Pak Jokowi

Ahok: Dulu Ada Stigma Presiden Tak Merakyat, Sekarang Ada Pak Jokowi

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Kamis, 03 Des 2015 15:38 WIB
Ahok: Dulu Ada Stigma Presiden Tak Merakyat, Sekarang Ada Pak Jokowi
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Malas, terima suap dan korupsi sering kali dilekatkan kepada pejabat publik. Tetapi Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) telah mematahkan stigma tersebut.

"Makanya saya buktikan stigma orang salah. Waktu saya masuk sama Pak Jokowi, itu matahkan stigma. Gubernur blusukan kok, jemur setengah mati Pak Jokowi makanya jadi Presiden," ungkap Ahok di Balai Kota Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (3/12/2015).

Setelah menjadi Presiden, Ahok menyebut Jokowi tak menanggalkan sifatnya itu sehingga rakyat masih bisa berharap akan adanya pejabat publik yang baik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dulu orang bilang Presiden enggak mau merakyat, sekarang kita punya. Sekarang kita mau lihat Presiden yang tidak terima suap, yang mau kerja seperti bagian dari kita ada. Dulu kan seolah-olah beda. Ini sekarang ada," kata Ahok.

Lebih lanjut, Ahok juga menganggap kini para PNS yang menjadi motor birokrasi sudah jauh lebih baik. Para PNS yang baru direkrut beberapa tahun belakangan ini, kata Ahok, memiliki etos kerja yang tinggi.

"Stigma kalian bahwa pejabat malas, politisi jelek, itu salah. Enggak semua. Masih banyak yang mau kerja keras enggak mau terima suap," sebut Ahok. (bpn/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads