JK mengatakan skandal Novanto terjadi karena keserakahan. Orang dalam rekaman itu dengan congkaknya menganggap semua dapat dikuasai dengan uang. Hal itu juga dianggap JK sebagai upaya pesekongkolan antara pejabat dan pengusaha untuk merugikan negara.
Β
Mengantisipasi hal serupa terulang, JK mendukung adanya perbaikan sistem yang mengutamakan keterbukaan.
Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan dari Reza Chalid. Sedang Novanto dalam berbagai kesempatan sudah membantah soal rekaman yang mengaitkan dengan dirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Serakah
|
Foto: Bagus Prihantoro Nugroho/Detikcom
|
"Orang dalam rekaman tersebut bukan orang miskin, bisa makan empat kali sehari. Tapi karena keserakahan, maka itu terjadi," kata JK saat membuka Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK) 2015 di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/12/2015).
Menurut JK, masalah keimanan jadi hal penting untuk mengerem keserakahan pejabat negara. Namun sayangnya, gaya hidup bisa merusak itu semua. Bagi JK, kasus pencatutan namanya yang diduga oleh Setya Novanto cs adalah skandal besar yang pernah terjadi.
"Semalam, ini skandal terbesar sepanjang yang pernah terjadi. Sekarang berani dilibatkan wapres ini jadi ujian kita semua. Ini terjadi di lingkungan terhormat. Oleh karena itu, saya setuju sistem harus saya perbaiki. Oleh karena itu, saya setuju sistem harus saya perbaiki. Sistem keterbukaan mudah diucapkan, tapi harus kita terapkan. Harus dicontohkan dari atas, gaya hidup harus diperbaiki dengan ketegasan semua pihak," kata JK.
2. Ketua DPR Sudah Hilang
|
Foto: Muhammad Taufiqqurahman
|
"Semalam kita dipertontonkan secara terbuka di parlemen ini juga, suatu upaya sekelompok orang, pejabat, dan pengusaha, untuk merugikan bangsa. Tragis juga bangsa ini, malam kita mendengar upaya korupsi, pagi ini kita berbicara untuk menghentikannya," ujar JK dalam sambutannya saat membuka acara di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/12/2015).
"Kalau kita lihat sandiwara tragis semalam, dengan congkaknya semua dapat dikuasai dengan uang maka saya tadi bilang ke MPR, tinggal dua pimpinan lembaga yang selalu hadir, Ketua MPR dan DPD. Yang satu sudah hilang," ujarnya.
JK pun berharap dengan adanya forum ini, maka pemberantasan korupsi akan bisa semakin diperkuat. Mengingat, kata JK, korupsi sudah terjadi di seluruh sektor mulai dari eksekutif, legislatif, dan yudikatif.
3. Sekongkol Rugikan Negara
|
Foto: Rina Atriana
|
"Semalam kita dipertontonkan, terbuka di kompleks DPR suatu upaya sekelompok orang pejabat dan pengusaha untuk mencoba merugikan negara sangat besar," ujar JK dalam sambutannya saat membuka acara Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi di gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/12/2015).
"Tragis juga bangsa ini. Malam, kita dengar upaya korupsi.Kalau malam tadi puncaknya, bisa dibayangkan sebagaimana yang tidak kita ketahui, lebih besar lagi," kata JK.
Menurut JK persekongkolan yang terungkap dalam rekaman percakapan antara Novanto, Reza yang melobi Presdir PT Freeport merupakan skandal terbesar sepanjang sejarah Indonesia. "Kalau kita bayangkan, semalam kita diperlihatkan keserakahan," kata JK yang berulang kali mengecam kasus itu.
Halaman 2 dari 4











































