Jakarta - Dalam rekaman pembicaraan antara Ketua DPR Setya Novanto, juga diceritakan Presiden Jokowi dimarahi Megawati karena menolak Komjen Budi Gunawan jadi Kapolri. Hal itu diceritakan oleh pengusaha Reza Chalid.
Berikut adalah transkrip obrolan antara MS (Maroef Sjamsoeddin), SN (Setya Novanto) dan MR (Muhammad Reza Chalid) yang diputar dalam sidang MKD di gedung DPR, Jakarta, Rabu (2/12/2015) malam:
MR: Di Solo adaβ¦., ada Surya Paloh, ada si Pak Wiranto pokoknya koalisi mereka. Dimaki-maki Pak, Jokowi itu sama Megawati di Solo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
MR: Dia tolak BG. Gila itu, saraf itu. Padahal ini orang baik kekuatannya apa, kok sampai seleher melawan Megawati. Terus kenapa dia menolak BG. Padahal pada waktu pilpres, kita mesti menang Pak. Kita mesti menang Pak dari Prabowo ini. Kalian operasi, simpul-simpulnya Babimnas. Bapak ahlinya, saya tahu saya tahu itu. MR: Babimnas itu bergerak atas gerakannya BG sama Pak Syafruddin. Syafruddin itu Propam. Polda-polda diminta untuk bergerak ke sana. Rusaklah kita punya di lapangan.
(slm/nrl)