Ridwan Kamil Coba Jembatani Perdamaian AMS dan Habib Rizieq

Ridwan Kamil Coba Jembatani Perdamaian AMS dan Habib Rizieq

Avitia Nurmatari - detikNews
Rabu, 02 Des 2015 18:48 WIB
Ridwan Kamil Coba Jembatani Perdamaian AMS dan Habib Rizieq
Foto: Avitia/detikcom
Bandung - Pertemuan antara perwakilan FPI Jabar dengan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berlangsung singkat. Hanya sekitar 30 menit, mereka menggelar pertemuan tertutup.

Usai pertemuan, para perwakilan FPI yang berjumlah 4 orang kemudian berfoto bersama dengan Emil --sapaan akrab Ridwan Kamil-- di Ruang Bandung Command Center (BCC). Namun saat awak media mencoba mengajak berbincang dengan perwakilan FPI, mereka enggan memberikan keterangan.

"Mohon maaf kami tidak bisa memberikan keterangan langsung. Bisa langsung ke Pak Abdul Qohar (Ketua FPI Jabar) saja, ada nomor kontaknya kan?" uja pria tersebut yang kemudian mengucap salam sambil berlalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Emil menceritakan pertemuannya dengan FPI Jabar. Intinya, kata Emil, pertemuan tersebut untuk mencari titik temu kesalahpahaman antara FPI dengan Angkatan Muda Siliwangi (AMS).

"Silaturahmi ini untuk mencari titik temu agar kesalahpahaman ini bs berakhir dengan damai tanpa ada satupun pihak yang tersakiti," ujar Emil di Balai Kota Bandung, Rabu (2/12/2015) petang.

Untuk itu pihaknya akan menyampaikan kepada AMS untuk membuka ruang komunikasi dengan FPI, khususnya dengan Habib Rizieq.

"Sebelum terlalu jauh ke urusan hukumnya, saya memfasilitasi. Feeling saya kalau silaturahminya sudah terjadi, miskomunikasinya pasti clear," ujar Emil yang juga sebagai pembina AMS tersebut.

Kepada perwakilan FPI tersebut, Emil juga mengaku sudah meminta menjadwalkan untuk melakukan pertemuan.

"Ini contoh hidup kita tidak produktif memperbesar masalah. Padahal bisa selesai asal ketemu. Karena kunci pertamanya silaturahmi. Saya menjembatani, upayakan untuk mempertemukan kedua belah pihak," ungkapnya.

"Insya Allah (AMS dan FPI) bisa bertemu," tandasnya.

AMS melaporkan Habib Rizieq ke Polda Jabar terkait video yang memplesetkan kata sampurasun menjadi campur racun. AMS merasa perkataan pentolan FPI itu telah menyakiti hati masyarakat sunda. (avi/dra)


Berita Terkait