Anggota TNI Tewas di Poso dan Papua, Menhan: Tangkap Pelakunya, Tembak!

Anggota TNI Tewas di Poso dan Papua, Menhan: Tangkap Pelakunya, Tembak!

Elza Astari Retaduari - detikNews
Rabu, 02 Des 2015 17:59 WIB
Anggota TNI Tewas di Poso dan Papua, Menhan: Tangkap Pelakunya, Tembak!
Menhan Ryamizard Ryacudu saat diangkat jadi warga kehormatan Korps Marinir (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Dua orang personel TNI, masing-masing di Poso dan Papua, tewas ditembak kelompok bersenjata. Merasa geram, Menhan Ryamizard Ryacudu meminta agar para pelaku segera ditangkap dan ditembak.

"Ya ditangkep, kalau perlu ditembak lagi," ungkap Ryamizard di Kantor Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (2/12/2015).

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu mengingatkan bahwa tidak ada yang boleh membawa senjata api. Kecuali aparat atau pihak yang berwajib.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Begini ya, yang namanya bersenjata itu enggak boleh. Di sini ada razia yang bawa pisau saja enggak boleh, apalagi bawa senjata. Coba bawa senjata kamu, pasti ditangkep," kata Ryamizard.

"Naik pesawat bawa gunting kuku aja enggak boleh. Apalagi nembak-nembak," sambungnya.

Untuk itu Menhan meminta agar para pelaku penembakan anggota TNI di 2 wilayah tersebut dicari. Aparat yang ada di daerah pun dimintanya untuk tegas.

"Jangan sampai di sini nangkep-nangkep,Β  di sana (ada yang) nembak-nembak. Itu harus ditembak lagi," tukas purnawirawan jenderal bintang 4 tersebut.

Sebelumnya diberitakan, seorang prajurit TNI bernama Serka Sainuddin (32) tewas dalam operasi Satgas Camar Maleo di Poso. Ia tewas di tengah-tengah baku tembak dengan kelompok teroris Santoso, Minggu (29/11).

Selang satu hari, seorang perwira menengah tewas ditembak kelompok bersenjata di sebuah kampung pelosok yang berada di Memberamo Raya Papua, Senin (30/11). Mayor Inf Jhon De Fretes yang tewas merupakan perwira penghubung di kabupaten itu.

Kabarnya penembakan terjadi karena ada kaitannya dengan peringatan HUT kelompok separatis OPM. Kodam XVII/Cenderawasih bekerjasama dengan Polri sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku. (elz/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads