"Ya kalau kabur dikejar lagi. Sudah mulai, tak perlu diarahkan," kata Badrodin usai menghadiri rakor di Kantor Menko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakpus, Selasa (2/12/2015).
Keempat terdakwa itu kabur saat hendak dikembalikan ke LP Cipinang. Mereka adalah Darmanbin alias Udin, Desi Sagita alias Desi, Hengki Sutejo alias Aldi, dan Rio Relaldo bin Frengki. Modusnya adalah dengan memanggil petugas yang mengawal dengan alasan ada tahanan yang sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat peristiwa terjadi, hanya ada satu polisi yang menjaga mobil tahanan. Menurut jenderal bintang 4, meski hanya dijaga satu polisi, para tahanan juga digembok. Namun, Badrodin juga akan menyelidiki apakah ada kelalaian atau tidak dalam peristiwa itu.
"Harusnya kan walaupun 1 polisi kan digembok. Kan ada gemboknya, pengamannya. Nah masalahnya sekarang apakah ada kelalaian atau tidak. Karena kalau kendaraan tahanan itu semua ada jerujinya dan tahanannya di dalam," tutur Badrodin.
Mengenai modus tahanan yang pura-pura sakit, Badrodin tak mau menanggapi. Para terdakwa yang kabur ini juga sempat menyiram petugas dengan air cabai. "Ada SOP-nya, tanya saja langsung ke Polda," tutup Badrodin. (elz/aan)










































