Luhut mengatakan, dirinya mendapatkan informasi dari intelijen. Kabar beredar, kelompok Syiah di Tanah Air menjadi target serangan.
"Ada gimana ya, intelijen (menginformasikan) bahwa ada kelompok Syiah mau ditarget, jadi kita kumpul lagi untuk meniatkan atau mengantisipasi," kata Luhut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Luhut berkata, atas dasar itu dirinya kini terus melakukan rapat koordinasi dengan Kapolri, Panglima TNI dan instansi terkait. Sejumlah langkah antisipasi dilakukan untuk menghindari serangan itu terjadi.
"Karena kita ingin tenang, tidak ingin Indonesia ini seperti yang sekarang terjadi di Suriah dan di Irak,' pungkasnya.
Rapat ini diselenggarakan di kantor Menko Polhukam Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Sebelumnya, Luhut sudah beberapa kali melakukan rapat koordinasi terkait antisipasi teroris. (mnb/hri)











































