Anggota MKD Sarifuddin Sudding mendapat kesempatan bertanya kepada Novanto soal rekaman yang dijadikan bukti. Sudirman Said lalu menjelaskan hal-hal penting dalam rekaman tersebut.
Sudirman lalu menjelaskan dalam rekaman ada klaim Novanto bahwa sudah ada pertemuan khusus dengan dirinya membahas soal Freeport. Sudirman menepis klaim itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Sudirman menjelaskan dia memang pernah bertemu dengan Setya Novanto di Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur. Namun pertemuan itu tak disengaja, dan tak membahas hal penting.
"Saya saat itu perjalanan dari Papua Nugini bersama dengan Bapak Presiden. Dan Bapak Presiden ada acara Demokrat, saya turun di Surabaya. Di ruang tunggu dijelaskan ada Pak Novanto dan pimpinan DPR. Sebagai sopan santun saya bertemu untuk courtesy call, bersalaman, ngobrol ringan, tidak ada hal secara khusus. Saya tidak minta petunjuk, saya tidak minta arahan. Itu tidak benar. Ini hanya pembicaraan ringan orang yang saling mengenal," papar Sudirman. (hty/tor)












































