UGM Turun Tangan, Siap Bantu Tata dan Percantik Kebun Amarilis Sukadi

Nasib Tragis Kebun Amarilis

UGM Turun Tangan, Siap Bantu Tata dan Percantik Kebun Amarilis Sukadi

Sukma Indah Permana - detikNews
Rabu, 02 Des 2015 09:32 WIB
UGM Turun Tangan, Siap Bantu Tata dan Percantik Kebun Amarilis Sukadi
Kebun Amarilis Sukadi yang rusak (Foto: Sukma/detikcom)
Gunungkidul - Meski kebun bunga amarilis miliknya kini telah rusak dan layu, Sukadi (43) tak patah semangat. Apalagi sejumlah dosen UGM siap membantu menata ulang kebun tersebut secara gratis.

"Kemarin ada dari UGM Guyub Rukun, beberapa dosen dari macam-macam ilmu. Sudah bersedia bantu desain gratis," ujar Sukadi.

Hal ini disampaikan Sukadi kepada detikcom di rumahnya di Dusun Ngasemayu RT 13 RW 04, Salam, Patuk, Gunungkidul, Selasa (1/12/2015).Sukadi beberapa kali menyampaikan permohonan maafnya karena sebelumnya tak bisa memberikan fasilitas memadai kepada pengunjung. Kebunnya yang memang tidak didesain untuk taman kini memang telah rusak.
Sukadi (Sukma Indah Permana/detikcom)
Namun dia berjanji akan menatanya dengan bantuan dosen-dosen UGM tersebut. Sehingga nantinya pengunjung bisa menikmati bunga yang diperkenalkan kembali dengan nama Puspat atau Puspa Patuk ini dengan lebih nyaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nanti ada jalan setapaknya, ada tempat khusus foto tanpa merusak tanaman," imbuhnya.
Kebun amarilis Sukadi yang rusak (Sukma Indah Permana/detikcom)
Tak hanya itu, dia berharap nantinya ada ahli yang bersedia membagi ilmunya agar bunga ini dapat mekar lebih lama atau mungkin lebih sering. Sebab selama beberapa tahun dia menanam Puspat, bunga ini mekar sempurna hanya selama 1 minggu.

"Siapa tahu ada caranya untuk bagaimana bisa lebih lama, mungkin ada ilmunya," kata Sukadi yang sehari-hari berjualan mainan anak-anak ini. (sip/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads