Pengunjung Saling Bully soal Rusaknya Kebun Amarilis, Apa Kata Pemilik?

Pengunjung Saling Bully soal Rusaknya Kebun Amarilis, Apa Kata Pemilik?

Sukma Indah Permana - detikNews
Rabu, 02 Des 2015 07:43 WIB
Pengunjung Saling Bully soal Rusaknya Kebun Amarilis, Apa Kata Pemilik?
Foto: Sukadi, pemilik taman bunga Amarilis (Sukma/detikcom)
Gunung Kidul - Banyak netizen marah dengan ulah pengunjung yang menginjak-injak kebun bunga amarilis di Gunung Kidul saat berfoto ria. Sang pemilik Sukadi punya pemikiran lain. Sukadi mengaku kecewa karena tak bisa menyediakan tempat yang layak.

"Rasa kecewa ada. Tapi saya kecewanya karena saya tidak bisa menyediakan tempat yang layak untuk yang ingin foto-foto," ujar Sukadi.

Foto: Sukma/detikcom


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini disampaikan Sukadi kepada detikcom, di rumahnya di Dusun Ngasemayu RT 13 RW 04, Salam, Patuk, Gunungkidul, Selasa (1/12/2015).

Sukadi juga mengaku tak merasa dirugikan atau marah. Justru dia merasa bunga yang lebih dikenalnya dengan nama bunga Brambang Procot kini sedang menyayangi dia dan keluarganya.

Foto: Sukma/detikcom


"Ini semua karena saya sayang sama procot. Sekarang saya bisa begini, ketemu dengan orang banyak karena procot," imbuhnya.

Pria yang sehari-hari berjualan mainan anak-anak keliling ini juga bersyukur karena kini banyak orang yang mengenal bunga kesayangannya.

"Alhamdulillah sekarang sudah banyak yang kenal," kata Sukadi.

Saling bully terjadi di media sosial setelah kebun bunga Sukadi rusak. Para pengunjung saling menyalahkan. Debat tak berujung itu tak mengembalikan bunga kembali seperti semula. Bunga indah itu kini layu, kebun menanti bibit baru. (sip/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini