"Begini, kan hampir semua negara siaga, tidak hanya kita. Pengamanan di bandara juga kita tingkatkan. Oleh karena itu kita antisipasi. Ini yang enggak boleh terjadi," ujar Kapolri Jendral Badrodin Haiti di Komplek PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (1/12/2015).
Dikatakan Badrodin, pihaknya ingin mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada. "Apa yang dilakukan pengamanan kepolisian di bandara dan objek vital, itu untuk mengantisipasi yang mungkin terjadi," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sudah siapkan pengamanan. Kita juga ingatkan ke masyarakat supaya waspada apa yang dilakukan polisi di bandara, tempat umum, kepolisian proyek vital. Kita ingin tunjukkan polisi siap hadapi. Masyarakat jangan resah, tenang. Silahkan melakukan aktivitas seperti biasa, jangan diartikan negatif," paparnya.
Terkait isu penyerangan yang disebut dari kelompok Santoso, Badrodin mengatakan bulan Desember banyak momentum atau istilah kepolisian kalender kamtibmas yang harus diwaspadai.
"Seperti hari ini HUT OPM, Tanggal 4 Milad GAM, Tanggal 9 pilkada serentak, dan rangkaiannya, kemudian 24, 25 natal dan tahun baru. Momentum seperti ini harus kita waspadai, tiap bulan di kepolisian ada kalender kamtibmas yang harus kita waspadai, Desember ini penuh. Kalau siaga enggak hanya hadapi ISIS saja tapi juga yang lain," tandasnya. (edo/dhn)











































