Penggerebekan terjadi dilakukan pada Senin (30/11) malam. Ada tiga orang yang diamankan dalam penggerebekan ini.
Kapolres Bogor, AKBP Andi Herindra mengatakan, puluhan kilogram ganja yang diamankan merupakan ganja asal Aceh yang dikirim melalui Jakarta untuk kemudian akan diedarkan di Bogor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
3 (tiga) tersangka yang diamankan, lanjut Andi, merupakan kurir yang akan mengantar ganja ke kurir lainnya. "Sistem mereka terputus. Mereka berhubungan melalui telepon, kemudian ambil barang. Baru kemudian tersangka menunggu perintah selanjutnya untuk menyerahkan barang itu," terangnya.
Saat ini, kata Andi, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut dengan mengejar pemasoknya. "Kita masih kejar pemilik ganjanya, inisial E," katanya.
Sementara itu Kapolsek Bogor Timur, AKP Didik Purwanto mengatakan, penggerebekan tersebut merupakan tindaklanjut dari informasi masyarakat yang mengatakan ada puluhan kilogram ganja yang disimpan di kediaman Saptari alias Isap. "Kita datangi rumah S, dan kita lakukan penggeledahan. Di rumah itu kita amankan 39 paket ganja, sabu dan alat hisap sabu. Di situ juga kita amankan 3 orang," kata AKP Didik.
Menurutnya, puluhan ganja tersebut sudah berada di rumah Saptari sejak seminggu lalu. "Jadi dia menunggu ada yang menelpon untuk mengambil barang itu," tambahnya.
Saptari yang ditemui di Mapolres Bogor Kota, mengaku sudah beberapa kali melakukan pengiriman ganja ke wilayah Bogor. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai sopir angkot ini mengaku dijanjikan upah sebesar Rp 2 juta untuk sekali pengiriman. "Nggak sesuai jumlah, pokoknya sekali kirim dijanjiin 2 juta. Tapi untuk yang ini belum terima uangnya," kata resedivis yang dipenjara di Polres Bogor karena kasus yang sama ini.
Bujangan dengan tato di sekujur tubuhnya ini mengaku, tidak pernah bertemu dengan bandar di Jakarta yang mengirimkan ganja kepadanya. "Saya cuma kurir, nggal pernah ketemu sama orangnya. Dijanjiin tempat di parung, terus ambil. Terus anter lagi ke tempat yang dijanjiin, nanti ada yang ambil lagi," kata Saptari. (dra/dra)










































