Malaysia: RI Tak Seharusnya Kirim Kapal Perang ke Perbatasan

Malaysia: RI Tak Seharusnya Kirim Kapal Perang ke Perbatasan

- detikNews
Kamis, 03 Mar 2005 23:32 WIB
Jakarta - Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Seri Syed Hamid Albar menegaskan, pemerintah Indonesia tidak perlu mengirim kapal perangnya ke Laut Sulawesi tepatnya di wilayah Timur Kalimantan di Karang Gumirang yang menjadi sengketa perbatasan antara Malaysia dan Indonesia. "Seharusnya, pemerintah Indonesia jalur diplomatik untuk menyelesaikan masalah tersebut. Jalur diplomatik sentiasa terbuka luas antara Indonesia dan Malaysia," kata Datuk Seri Syed Hamid Albar seperti yang dikitip kantor berita Bernama, Kamis (3/3/2005).Syed Hamid menyatakan, Malaysia dalam waktu dekat akan merespon mengenai isu konflik perbatasan itu Indonesia. "Kalau memang ada masalah, mereka dapat protes mengikut saluran diplomasi. Jika Indonesia sudah hantar protes maka kita akan respon," katanya di Filipina."Jika ada pertikaian antara kedua-dua negara dalam soal wilayah, saya pikir perlu untuk kita membawa suasana yang dapat melahirkan ketegangan," katanya.Bagaimanapun, kata Syed Hamid, Indonesia berhak melakukan patroli di kawasan maritimnya dan Malaysia juga berhak berbuat hal yang sama di wilayah maritimnya.Syed Hamid menegaskan Malaysia tidak akan melakukan tindakan di kawasan yang bukan menjadi wilayahnya seperti yang ditetapkan oleh undang-undang kelautan."Dan saya pikir apa-apapun yang menunjukkan seolah-olah ada pertentangan antara Indonesia dan Malaysia tidak akan membantu melahirkan suasana aman dalam kawasan kita," tandasnya."Dan saya merasakan hubungan kita begitu akrab. Tidak ada masalah yang tidak dapat kita pecahkan bersama secara bersama sehingga tidak ada masalah yang timbul," katanya, sambil berharap masalah ini dapat ditangani dengan baik tanpa luapan emosi. (mar/)


Berita Terkait