"Penyebabnya apa belum bisa kami pastikan karena masih menunggu hasil lab. Hasil lab keluar 2 minggu lagi," kata Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Metro Jaya Kompol Edi Guritno kepada detikcom, Selasa (1/12/2015).
Edi telah mengirimkan sampel ikan yang mati dan sejumlah air laut pantai Ancol ke laboratorium Dinas Perikanan DKI di Pluit, Jakarta Utara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ikan-ikan yang mati di pinggir pantai Ancol telah bersih. Namun, terdamparnya jutaan ikan yang matu ini masih meninggalkan bau amis.
Edi tidak dapat memastikan apakah pantai Ancol aman untuk dipakai berenang atau tidak.
"Kalau itu saya tidak bisa memastikan karena harus menunggu hasil lab ada kandungan apa. Nanti kalau saya katakan aman tahu-tahu badannya pada gatal-gatal pula. Itu tanyakan saja ke pengelola Ancol," lanjut Edi. (mei/aan)











































